Kamis, 28 Juli 2011

Tugas Resume 27 Juli 2011

Pada tanggal 27 Juli 2011 PPAB haari ketiaga dimulai. Namun saya tidak dapat hadir pada sesi pagi karena kondisi kesehatan saya tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan PPAB. Saya baru dapat datang pada sesi mentoring pada jam 1 dan kami berpindah ke selasar GKU barat untuk bergabung dengan kelompok lain. Kami saling share informasi. Para mentor menjelaskan tentang dosen-dosen mana yang sebaiknya dipilih. Setelah sesi tersebut kami melakukan games. Game yang dilakukan adalah gamezone yaitu panitia memberikan sebuah kata ke orang yang berbaris paling depan dan memeragakan secara berantai kepada teman-teman lain di belakangnya. Kemudian orang yang paling belakang berusaha menebaknya. Setelah games selesai kami menuju ruang seminar untuk mempresentasikan tugas tentang industri dari 8 negara yang diberikan. Namun ketika itu saya melakukan pengisian KRS dan melakukan perwalian sehingga saya tidak dapat datang full. Dari informasi yang saya dapat, acara yang telah saya lewatkan adalah berupa presentasi dari Senator MTI di KM ITB kemudian presentasi dari BPA MTI dan presentasi dari BP MTI. Senator berfungsi untuk membuat kebijakan-kebijakan serta membahas isu-isu  melalui rapat senator. BPA merupakan badan legislatif pada MTI. Tugas dari BPA adalah mengawasi kinerja BP dan melakukan koreksi atas kinerja BP. Sementara BP merupakan pengurus inti yang mengurusi MTI selama masa jabatanya.

Tugas Wawancara Kakak NIM

Pada wawancara kakak nim kali ini saya mendapat tugas mewawancarai nim 60 karena saya memiliki nim 60. Saya berhasil mewawancarai 2 orang kakak nim yang pertama adalah kak Patricia Racel Rismayenlis angkatan 2009 dan kak Laura Mellisa Minnesota angkatan 2008. Dari kedua orang tersebut saya menangkap beberapa hal tentang MTI yaitu budaya di MTI, masalah di MTI, dan tentang realita bangsa. Untuk budaya kedua kakak ini memiliki pendapat yang sama yaitu eratnya kekeluargaan yang ada di MTI. Kak Laura juga berpendapat bahwa anak MTI adalah orang-orang yang kreatif. Untuk masalah yang ada di MTI mereka memiliki perbedaan pendapat. Kak Patricia mengatakan bahwa masalah yang ada di MTI dikarenakan banyaknya tugas yang bentrok dengan kegiatan MTI selain itu intensitas keaktifan dari tiap anggota masih belum merata. Sedangkan menurut kak Laura masalah di MTI dikarenakan kurangnya sense of belonging yang dikarenakan besarnya jumlah massa MTI sehingga menyebabkan kurangnya kepedulian terhadap MTI selain itu kekeluargaan yang menyeluruh kurang terfasilitasi dan terbentuknya cluster-cluster di MTI. Untuk realita bangsa saya menanyakan 2 pertanyaan berbeda. Untuk kak Patricia saya menanyakan tentang kondisi Indonesia sedangkan untuk kak Laura lebih spesifik yaitu keadaan Jakarta karena kebetulan beliau sedang KP di Jakarta. Tentang Indonesia kak Patricia berpendapat bahwa Indonesia itu kacau namun tidak semuanya seperti itu, masih ada mahasiswa yang masih memegang idealismenya intuk membangun bangsa. Tentang Jakarta kak Laura berpendapat bahwa Jakarta memang kacau dan dikarenakan karena banyaknya orang dari daerah lain yang datang ke Jakarta namun tidak bisa survive di sana. Ketika saya tanyakan tentang opsi pemindahan ibukota, kak Laura berpendapat bahwa pemindahan ibu kota itu tidak mudah karena butuh banyak penyesuaian dan pembangunan sudah terjadi di Jakarta beliau berpikir bahwa lebih baik dilakukan transmigrasi yang dapat mengurangi kepadatan penduduk selain itu perlu juga dilakukan pemerataan pembangunan agar masyarakat tidak terlalu terfokus pada Jakarta.
Pada wawancara kali ini saya mendapatkan banyak ilmu yang sebelumnya tidak saya ketahui dan sangat bermanfaat.

Rabu, 27 Juli 2011

Lagu Angkatan

Tunjukkan semangatmu

Rangkul temanmu

Ukir sebuah cerita

Satu masa bersama

Takkan terlupa

Biarlah abadi

Memori ini

Hingga saatnya nanti

Kami TI – MRI

Hadapi hari

reff :

Pengabdian kami

Untuk bangasa ini

Tak hanya sebuah mimpi

Sebuah langkah baru, 2010

Bangkitlah Indonesiaku

Tugas Resume 26 Juli 2011

Tanggal 26 Juli 2011 kami memulai PPAB MTI hari kedua. Pada pukul 07.30 pagi kami berkumpul terlebih dahulu di selasar lantai 2 labtek VII untuk mengecek spek dan melengkapi tugas-tugas yang belum selesai. Pada pukul 10.00 kami semua berkumpul di lapangan parkir GSG untuk melakukan penghitungan jumlah kuorum kami. Setelah dihitung ternyata jumlah kami tidak memenuhi kuorum. Kemudian kami ditawarkan waktu 5 menit untuk memanggil teman-teman kami yang belum datang. Setelah 5 menit berlalu jumlah kami masih belum memenuhi kuorum namun kami tetap melanjutkan acara. Kami kemudian dimobilisasi menuju lapangan radar. Di lapangan radar kami melakukan cek spek dan dievaluasi oleh kakak-kakak dari MTI tentang segala kesalahan yang kami perbuat. Di lapangan ini kami juga melakukan perform tari angkatan. Setelah rangkaian acara tersebut kami dimobilisasi untuk melakukan mentoring dengan kakak mentor dari MTI. Pada mentoring kali ini kami diberikan materi tentang empati, komunikasi, dan team building. Empati adalah bagaimana kita dapat merasakan apa yang orang lain rasakan yang diikuti dengan solusi yang dapat diajukan untuk menyelesaikan permasalahn dari orang tersebut sehingga batasan antara diri kita dengan orang lain semakin tipis. Komunikasi adalah proses tentang bagaimana kita menyampaikan sebuah informasi kepada orang lain. Team building berarti membangun sebuah kelompok yang memiliki tujuan yang sama dalam melaksanakan sesuatu. Pada sesi mentoring ini kami sebagai tim disuruh untuk membuat yel-yel kelompok kami. Esensi dari pembuatan yel-yel ini adalah tentang bagaimana kita dapat bekerja sama dengan orang lain dalam melaksanakan satu tujuan. Setelah yel-yel kami melakukan sebuah games. Setelah itu kami dimobilisasi menuju amphiteater untuk menunjukan beberapa yel terbaik yang telah dibuat. Setelah sesi mentoring usai kami dimobilisasi menuju ruang seminar dan mendapatkan pelajaran tentang tujuan hidup yang diberikan oleh kak Adji Wicaksana. Pada sesi ini saya mendapat banyak pelajaran tentang bagaimana kita seharusnya sebagai mahasiswa bertindak dan kita harus memanfaatkan fasilitas dari kampus ITB sebaik mungkin untuk membangun kembali Indonesia. Setelah selesai mendapatkan materi dari kak Adji kami diberikan kembali beberapa tugas yang harus dikerjakan. Setelah sesi tersebut selesai kami dimobilisasi menuju lapanga radar dan melakukan review tentang apa saja yang telah didapatkan ketika rangkaian acara dari awal hingga akhir.

Selasa, 26 Juli 2011

Tugas Resume 25 Juli 2011


Pada tanggal 25 Juli 2011 kami berkumpul lagi bersama teman-teman caMTI. Hari ini merupakan hari pertama dari PPAB MTI. Sebelum memulai acara kami berkumpul terlebih dahulu di selasar lantai 2 labtek VII pada jam 8.30 untuk menyelesaikan tugas yang masih ada. Pada jam 11.00 kami di kumpulkan di lapangan parkir GSG untuk memulai acara PPAB ini. Pertama-tama kami mengecek jumlah kami yang hadir pada saat itu. Setelah dihitung ternyata masih tidak kuorum. Kemudian kami diberi waktu lagi untuk memanggil teman-teman yang belum datang. Setelah kami menghubungi yang belum hadir ternyata jumlah masih tetap tidak kuorum. Kemudian setelah penghitungan jumlah kami melakukan cek spek untuk mengetahui siapa yang tidak membawa spek lengkap. Ketik caek spek ternyata cukup banyak yang tidak membawa spek ataupun speknya salah. Setelah rangkaian kegiatan tadi kami kemudian ditanya kenapa hal tersebut dapat terjadi dan apa konsekuensi yang akan diberikan. Untuk pemberian konsekuensi  informasinya akan diberitahukan kemudian. Setelah apel di GSG kami di mobilisasi ke ruang seminar untuk istirahat,sholat, dan makan dahulu. Setelah selesai dengan makan dan sholat kami dibagi menjadi 20 kelompok. Pada kelompok-kelompok kecil tersebut kami disuruh untuk membuat tujuan kelompok ketika kita masih di kampus ITB dikuti dengan dasar mengapa kami menetapkan tujuan tersebut serta project yang akan dilakukan untuk memenuhi tujuan yang telah dibuat oleh kelompok. Setelah kami membuat tujuan kelompok kami kemudian disuruh untuk mempresentasikan apa tujuan kelompok yang akan dilihat oleh semua orang yang ada dalam ruangan serta mendapatkan penilaian dari 3 juri yang ada. Meskipun banyak yang ingin maju untuk presentasi namun pada akhirnya hanya ada 2 kelompok saja karena keterbatasan yang ada. Dari acara yang baru saja kami lakukan dapat ditarik esensi jika dari keanekaragaman yang ada masih dapat diambil sebuah tujuan dan alangkah baiknya jika kita juga memilliki tujuan angkatan. Setelah acara presentasi di ruang seminar kami di mobilisasi ke spot masing-masing untuk melakukan mentoring. Pada mentoring kali ini saya mendapat mentor yang bernama kak Aryo. Pada mentoring tersebut kami dapat saling berbagi pendapat tentang MTI dan juga tentang PPAB serta tentang kondisi perkuliahan pada jurusan. Pada kesempatan ini kami juga diberikan sebuah buku pegangan yang berisi beberapa informasi yang berguna. Setelah mentoring kami dikumpulkan di amphiteater untuk evaluasi tentang tugas yang dikerjakan dan karena hujan kami kemudian dimobilisasi untuk pindah menuju ruang seminar. Tugas-tugas yang kami kerjakan masih ada beberapa kesalahan. Setelah itu kami kemudian diberi tugas baru lagi yaitu membuat resume kegiatan tanggal 25 Juli 2011,wawancara kakak nim,presentation board,dan koran angkatan.

Senin, 25 Juli 2011

Tugas Essay Industri

Australia merupakan salah satu negara besar di dunia. Negara tersebut juga memiliki ekonomi yang cukup kuat dan mambu bertahan dalam mengatasi permasalahn internal maupun eksternal. Selain itu Australia juga memiliki beberapa kelebihan dalam sektor industri yaitu pertumbuhan GDP yang ratarata di atas 3 persen per tahun dengan nilai GDP sebesar $1 triliun pada 2007 dan pertumbuhan dalam pendapatan domestik kotor secara riil rata-rata lebih dari 4 persen serta nilai perdagangan barang dan jasa dua-arah Australia yang cukup besar yaitu $443,6 milyar dan kini Australia telah menjadi kreditur neto setara kira-kira 2,7 persen GDP ($28,1 milyar) karena seringnya mengalami surplus yaitu antara tahun 2002–03 dan 2006–07. Australia juga memiliki teknologi informasi dan komunikasi yang baik dan merupakan lokomotif pertumbuhan dan inovasi ekonomi Australia. Hal tersebut dapat dilihat dari peringkat Australia dalam e-readiness yang menempati posisi sembilan. Selain itu Austalia merupakan pusat kawasan yang baik dan banyak investor yang berinvestasi di negara ini. Standar hidup yang ada di Australia juga lumayan tinggi, lebih tinggi dari semua negara kelompok delapan kecuali Amerika Serikat. Hal ini disebabkan oleh tingginya pertumbuhan ekonomi yang ada di Australia. Tingginya standar hidup dapat berdampak pada kurangnya budaya kesederhanaan yang ada di negara Australia.

Sabtu, 23 Juli 2011

Tugas Tujuan Hidup


Dalam hidup kita harus memiliki tujuan yang jelas. Hal itu diperlukan untuk menentukan apa saja yang akan dan perlu untuk dilakukan selam kita masih hidup. Saya sebagai manusia biasa hanya memiliki sebuah tujuan dasar yang juga merupakan harapan yang berusaha untuk diwujudkan yaitu untuk dapat masuk surga. Bagaimana cara saya untuk mencoba meraih surga impian tersebut? Satu hal yang pasti adalah melakukan segala yang diperintahkan oleh Tuhan dan menjauhi segala yang dilarang oleh Tuhan. Agar dapat melakukan segala hal yang diperintahkan Tuhan dan menjauhi segala hal yang dilarang Tuhan saya harus memahami apa yang tertulis dalam Al-Quran dan berusaha melaksanakannya secara maksimal. Salah satu hal yang saya lakukan untuk mewujudkan tujuan dasar tersebut adalah dengan menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Semakin berkualitas dari sebuah sekolah maka semakin banyak pula ilmu yang mungkin akan didapat ketika kita belajar di sekolah tersebut. Oleh karena alasan tersebut maka saya selalu berusaha untuk selalu masuk ke dalam salah satu sekolah favorit dan merupakan sekolah unggulan di Indonesia. Hal tersebut juga yang mendasari saya untuk menuntut ilmu di kampus ganesha Institut Teknologi Bandung ini. Sebenarnya jika bisa saya ingin bersekolah di luar negeri karena saya yakin saya akan mendapat ilmu lebih banyak jika di luar negeri namun keterbatasan kemampuan dalam hal akademik menghalangi tujuan tersebut. Di kampus ini saya merasakan bahwa saya telah mendapat banyak sekali pelajaran berharga yang tidak bias didapat di kampus lain namun saya merasakan saya masih belum menggunakan kampus ini secara maksimal sebagai sarana saya untuk belajar lebih banyak lagi tetapi sekarang saya mulai berusaha memaksimalkan kampus ITB ini sebagai sarana saya belajar salah satunya dengan mengikuti kegiatan PROKM ITB 2011. Dalam kegiatan ini saya mendapatkan sangat banyak pengetahuan yang belum pernah saya dapatkan selama hidup. Selain menuntut ilmu, perlu dilakukan sebuah tindakan yang nyata untuk membahagiakan orang yang berada di sekeliling saya sesuai dengan tujuan dasar saya tadi. Namun saya masih merasa belum dapat melakukan sebuah tindakan nyata yang dapat membahagiakan orang-orang di sekitar saya karena masih sedikitnya ilmu yang saya miliki baik itu tentang ilmu dunia ataupun ilmu tentang agama. Oleh karena itu saya akan terus belajar untuk dapat mewujudkan tujuan-tujuan yang telah saya ungkapkan tadi.

Tugas SWOT

Tugas membuat SWOT dari diri kita

Jumat, 22 Juli 2011

Tugas Resume 22 Juli 2011


Pada tanggal 22 juli 2011 kami kembali berkumpul untuk mengikuti pembukaan PPAB dari fakultas. Pada pukul 7 pagi kami dikumpulkan terlebih dahulu di amphiteater GKU Barat untuk melakukan penghitungan kuorum dari caMTI yang hadir pada jam itu. Setelah dihitung ternyata kuorum masih kurang. Kami caMTI yang telah hadir di tempat itu kemudian diberi pilihan untuk meninggalkan anak-anak yang belum hadir dan memulai acara terlebih dahulu atau menunggu hingga pukul 7 lebih 20 menit tetapi dianggap terlambat selama 20 menit dalam mengikuti acara yang akan dilakukan.  Setelah 20 menit berlalu jumlah dari caMTI yang hadir bertambah namun masih belum memenuhi kuorum sehingga mau tidak mau harus segera memulai acara yang akan dilakukan.

Pembukaan PPAB dilakukan di lapangan parkir labtek V. Pembukaan juga diikuti mahasiswa dari jurusan teknik kimia dan teknik fisika. Pembukaan dilakukan dengan sambutan dari bapak Hermawan dan bapak Bermawi yang pada intinya beliau mengucapkan selamat atas masuknya kami ke dalam jurusan masing-masing dan menaruh harapan di pundak kami para mahasiswa untuk dapat berguna bagi Indonesia.

Setelah dilakukan pembukaan di lapangan parker labtek V kami dimobilisasi menuju ruang seminar untuk mendengar beberapa patah kata dari kaprodi TI MRI yaitu bapak Tota. Bapak Tota mengatakan pada kami tentang bagaimana berkuliah di jurusan TI dan MRI serta aturan apa saja yang berlaku dalam kita berkuliah di jurusan TI dan MRI. Selain hal-hal yang telah disebut di atas kami juga diajarkan tentang pentingnya kejujuran, integritas, dan tata karma kepada orang lain. Mahasiswa harus jujur karena merekalah yang selanjutnya akan mengembangkan Negara Indonesia. Bila sejak menjadi mahasiswa sudah tidak jujur maka apa jadinya negeri ini jika dipimpin oleh orang-orang yang tidak jujur. Beberapa patah kata yang diucapkan oleh bapak Tota benar-benar membakar semangat untuk dapat berbuat segala yang terbaik untuk Indonesia.

Setelah acara tadi kami dimobilisasi menuju selasar GKU Barat. Di GKU Barat kami diberikan tugas berikutnya yang harus dikerjakan dan memperbaiki tugas-tugas sebelumnya yang masih salah. Selain itu kami diberikan konsekuensi atas beberapa kesalahan yang telah kami lakukan yaitu dengan melengkapi database caMTI 2010,membuat sistem jarkom, dan membuat milis yang berisi seluruh anggota ca MTI 2010. Itulah seluruh kegiatan pada tanggal 22 Juli 2011.

Tugas Pertama 21 Juli 2011

21 Juli 2011 Pra Interaksi pertama kami mahasiswa jurusan TI dan MRI dilaksanakan. Pada hari ini kami mendapat tugas pertama kami yaitu membuat nametag dan peta tempat tinggal. Nametag yang dibuat merupakan potongan-potongan dari sesosok gambar ganesha yang saling melengkapi satu sama lain. Pada tugas ini saya sendiri mengambil bagian dalam hal membuat kotak dari kertas putih dan mempersiapkan kertas warna yang akan ditempel untuk membentuk gambar ganesha tersebut.

Tugas berikutnya adalah membuat peta tempat tinggal dari peserta PPAB. Peta dibuat dengan mencetak peta Bandung dengan ukuran besar dan memberi tanda lokasi dari tiap tempat tinggal dari peserta PPAB.

 Dalam pengerjaan tugas ini kami mahasiswa TI dan MRI saling membantu demi selesainya tugas ini. Setiap dari kami menjadi semakin dekat dan akrab.